Trump Ngotot Rebut Greenland, Negara NATO Pasang Badan Untuk Denmark


LAMPUNG - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan sejumlah ide untuk mengakuisisi Greenland, salah satunya yakni penggunaan kekuatan militer. Sejumlah negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyerukan agar kedaulatan Greenland dihormati.

Dilansir AFP, Rabu (7/1), Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyebut Trump mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer untuk mencaplok Greenland. Karoline awalnya menjelaskan langkah akuisisi Greenland menjadi prioritas untuk keamanan nasional Amerika Serikat.
"Presiden Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa mengakuisisi Greenland adalah prioritas keamanan nasional Amerika Serikat, dan sangat penting untuk mencegah musuh kita di wilayah Arktik," kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan kepada AFP. Karoline menyebut Trump dan timnya masih terus membahas opsi terbaik untuk mencapai tujuan itu. Menurutnya, salah satu opsi yakni dengan kekuatan militer.

"Presiden dan timnya sedang membahas berbagai opsi untuk mengejar tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini, dan tentu saja, penggunaan militer AS selalu menjadi pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi," ucap dia.


6 Negara NATO Serukan Kedaulatan Greenland

Enam negara anggota NATO bergabung dengan Denmark dalam menyerukan agar kedaulatan Greenland dihormati. Seruan itu disampaikan setelah Donald Trump kembali menegaskan keinginannya menguasai Greenland.

Dalam pernyataan bersama, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (7/1), enam negara anggota NATO, seperti Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris, bersama Denmark menyerukan penghormatan terhadap "kedaulatan, integritas teritorial, dan keutuhan perbatasan" Greenland.

Greenland yang terletak di kawasan Arktik, merupakan wilayah otonomi Kerajaan Denmark. Pernyataan bersama itu menguraikan bahwa keamanan Arktik tetap menjadi "prioritas utama bagi Eropa".

"Greenland adalah milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland, yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut soal Denmark dan Greenland," kata pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris dalam pernyataan bersama tersebut.
Ketujuh negara anggota NATO itu juga menegaskan kembali dalam pernyataannya bahwa banyak sekutu Eropa yang telah meningkatkan kehadiran, aktivitas, dan investasi mereka untuk menjaga keamanan wilayah tersebut.

"Oleh karena itu, keamanan Arktik harus dicapai secara kolektif, bersama-sama dengan sekutu-sekutu NATO, termasuk Amerika Serikat, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, yang mencakup kedaulatan, integritas teritorial, dan perbatasan yang tidak dapat diganggu gugat. Ini adalah prinsip-prinsip universal, dan kami tidak akan berhenti membela prinsip-prinsip tersebut," tegas para pemimpin negara-negara NATO tersebut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama